1: 44 Kapal Menganggur di Merak-Bakauheni, DPR Soroti Keterbatasan Dermaga
Agen Berita Polewali – 44 Kapal Menganggur Puluhan kapal kini terpaksa menunggu lama di perairan Merak–Bakauheni karena minimnya dermaga untuk bongkar muat.
Anggota DPR menilai kondisi ini menghambat arus logistik nasional dan menuntut pemerintah mempercepat pembangunan dermaga tambahan untuk meningkatkan kapasitas pelabuhan.
2: DPR Minta Pemerintah Atasi Kapal Menganggur di Merak-Bakauheni
Sebanyak 44 kapal mengalami penundaan di Merak–Bakauheni akibat keterbatasan dermaga.
Para legislator menekankan pentingnya langkah cepat, termasuk memperluas dermaga dan mempercepat prosedur bongkar muat agar arus barang dan transportasi tetap lancar.
Baca Juga: Pemerintah Beri Penghormatan Tertinggi bagi Praka Farizal yang Gugur di Lebanon
3: Kemacetan Laut Merak-Bakauheni, DPR Soroti Infrastruktur Pelabuhan
Kondisi 44 kapal menganggur menyoroti lemahnya infrastruktur pelabuhan. DPR meminta evaluasi dan pengembangan dermaga, termasuk teknologi bongkar muat modern agar kapal tidak menganggur terlalu lama.
4: Minimnya Dermaga Buat DPR Tuntut Solusi Cepat
Para anggota DPR menekankan bahwa keterbatasan dermaga memicu biaya operasional tinggi dan keterlambatan distribusi barang.
Pemerintah diminta segera menambah dermaga baru atau melakukan penjadwalan ulang agar kapal tidak menganggur di perairan Merak–Bakauheni.
5: DPR Soroti Dampak terhadap Logistik Nasional
Selain menyebabkan antrean panjang, kapal yang menganggur juga berpotensi menunda suplai kebutuhan pokok.
DPR meminta pemerintah memastikan kapasitas dermaga memadai, terutama di saat puncak arus transportasi dan libur panjang.
6: Analisis: Kapal Menganggur di Merak-Bakauheni dan Kebutuhan Dermaga Baru
Dengan pelabuhan Merak–Bakauheni menunjukkan kapasitas yang belum memadai.
Analis menilai perlu pembangunan dermaga baru, penggunaan sistem manajemen bongkar muat digital, dan koordinasi operator kapal untuk mengurangi antrean di laut.





