, ,

Puan Minta Perkuat Perlindungan Pekerja Migran Usai 7 Warga Sumut Tewas di Kamboja

oleh -828 Dilihat

Puan Minta Perkuat Perlindungan Pekerja Migran Usai 7 Warga Sumut Tewas di Kamboja

Agen Berita polewali – Puan Minta Perkuat Perlindungan Ketua DPR RI, Puan Maharani, menegaskan pentingnya memperkuat sistem perlindungan bagi pekerja migran Indonesia (PMI) setelah tragedi mengerikan yang menimpa tujuh warga Sumatera Utara (Sumut) yang tewas di Kamboja. Kejadian tersebut mengingatkan pemerintah dan masyarakat akan risiko besar yang dihadapi oleh PMI yang bekerja di luar negeri, terutama yang bekerja di sektor-sektor informal dan rentan.

Dalam pernyataannya, Puan menyampaikan rasa prihatin mendalam atas hilangnya nyawa para pekerja migran Indonesia tersebut.  Peristiwa ini menambah panjang daftar tragedi yang menimpa pekerja migran Indonesia, yang sering kali terjebak dalam situasi kerja yang tidak aman dan tanpa jaminan perlindungan yang memadai.

“Kita harus menjadikan tragedi ini sebagai alarm untuk meningkatkan perlindungan terhadap pekerja migran Indonesia. Tidak boleh ada lagi kejadian serupa di masa depan,” ujar Puan dalam keterangannya, Rabu (17/10).

Tragedi Kamboja: Pekerja Migran Jadi Korban Jaringan Pekerjaan Ilegal

Selain itu, para pekerja ini juga mengalami penyalahgunaan oleh pihak-pihak yang memanfaatkan situasi mereka.

Puan Minta Perkuat Perlindungan Puan Tekankan Pentingnya Perlindungan Pekerja Migran

Menyusul tragedi tersebut, Puan Maharani mendesak pemerintah untuk segera memperbaiki sistem perlindungan bagi pekerja migran Indonesia.

“Pemerintah harus memastikan bahwa pekerja migran yang berangkat ke luar negeri melalui jalur yang legal dan terjamin hak-haknya.

Selain itu, Puan juga meminta agar pemerintah memperkuat kerja sama dengan negara-negara tempat PMI bekerja untuk memastikan adanya perlindungan yang maksimal bagi pekerja migran Indonesia. Hal ini mencakup perlunya koordinasi antara kedutaan besar, pemerintah daerah, serta lembaga terkait untuk melakukan pendampingan terhadap pekerja migran yang terjerat masalah hukum atau keselamatan.Puan Dorong Penguatan Perlindungan PMI Usai 7 Pekerja Tewas di Kamboja  Diduga Korban TPPO - merdeka.com

Baca Juga: Cuaca Panas Melanda Ini Jam-jam yang Perlu Dihindari untuk Aktivitas di Luar

Puan Minta Perkuat Perlindungan Pemerintah Diminta Evaluasi dan Perbaiki Sistem Pengiriman Pekerja Migran

Sementara itu, Puan juga mengingatkan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengiriman pekerja migran Indonesia. Selama ini, banyak pekerja migran Indonesia yang terjebak dalam praktik perekrutan ilegal yang melibatkan agen tenaga kerja atau pihak ketiga yang tidak terdaftar dan tidak bertanggung jawab.

Puan juga menyarankan agar pemerintah memberikan pelatihan dan edukasi yang lebih baik bagi calon pekerja migran Indonesia mengenai hak-hak mereka, prosedur perekrutan yang benar, serta risiko yang dapat mereka hadapi saat bekerja di luar negeri.

Kementerian Tenaga Kerja Tanggapi Serius Kejadian Ini

Menanggapi kejadian tragis tersebut, Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, menyatakan bahwa pemerintah sedang melakukan investigasi terhadap kasus ini dan akan bekerja sama dengan pihak berwenang di Kamboja untuk menemukan penyebab pasti kematian para pekerja tersebut. Pemerintah Indonesia, kata Ida, juga akan memperkuat sistem proteksi bagi pekerja migran dengan meningkatkan pengawasan terhadap agen tenaga kerja serta memperbaiki regulasi yang mengatur pengiriman pekerja ke luar negeri.

“Kami sangat berduka atas kejadian ini dan berkomitmen untuk memastikan bahwa tidak ada lagi pekerja migran Indonesia yang menjadi korban eksploitasi. Kami juga akan memperketat prosedur pengiriman tenaga kerja ke luar negeri, khususnya ke negara-negara yang memiliki risiko tinggi terhadap keselamatan dan kesejahteraan pekerja,” kata Ida.

Pentingnya Dukungan Sosial dan Hukum bagi Pekerja Migran

Selain itu, para ahli meminta pemerintah juga memperhatikan aspek dukungan sosial dan hukum bagi pekerja migran yang berada di luar negeri. Kasus-kasus seperti yang terjadi di Kamboja menunjukkan bahwa jaringan pekerjaan ilegal tetap menjadi ancaman besar bagi pekerja migran Indonesia yang sebagian besar berasal dari daerah-daerah yang lebih miskin.

Kesimpulan: Perlindungan Pekerja Migran Harus Jadi Prioritas

Tragedi yang menimpa tujuh warga Sumut ini harus menjadi pengingat bagi semua pihak bahwa perlindungan terhadap pekerja migran harus menjadi prioritas utama. Pemerintah, melalui berbagai kementerian terkait, harus terus memperbaiki sistem pengiriman dan perlindungan pekerja migran, serta menindak tegas agen-agen ilegal yang mengeksploitasi para pekerja tersebut.

Puan Maharani menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa DPR akan terus memantau perkembangan situasi ini dan mendesak pemerintah untuk mengambil langkah-langkah yang lebih konkret dalam meningkatkan perlindungan pekerja migran. Pekerja migran adalah pahlawan ekonomi kita, dan mereka pantas mendapat perlindungan yang layak,” ujar Puan.

Pemerintah, bersama dengan masyarakat dan lembaga swadaya masyarakat, harus bahu-membahu untuk menciptakan sistem yang lebih aman, transparan, dan berkelanjutan dalam pengiriman pekerja migran Indonesia ke luar negeri.

Dior

No More Posts Available.

No more pages to load.